Rekomendasi kuliner enak di Bali harga kaki lima

 

Bebek Betutu yang tersaji lengkap dengan makanan pendamping lainnya

Sebenarnya makan enak di Bali itu tidak harus yang mahal-mahal banget. Justru, ada beberapa makanan yang paling berkesan dan sering ditemukan di warung sederhana dan bentuknya biasa saja. Tidak ada dekorasi mewah atau menu yang tertulis berlembar-lembar. Adanya cuma aroma masakan yang menggoda dan pelanggan yang datang silih berganti.

Aku dulu pernah berpikir kuliner murah di Bali pasti susah ditemukan, terutama di kawasan wisata. Ternyata, setelah beberapa kali aku keliling kesana, banyak loh, tempat makan lokal yang harganya masih ramah di kantong. Soal rasa jangan diragukan. Menurutku. rasa itu juga bukan sekadar enak, tapi punya ciri khasnya juga yang pastinya membuat kita ingin mencoba lagi.

Kalau kalian sedang mencari kuliner enak di Bali yang masih harga kaki lima, beberapa tempat berikut bisa masuk daftar tujuan. Cocok buat yang ingin makan puas tanpa merasa bersalah saat melihat sisa saldo liburan.

Simak juga Kuliner Halal Bali untuk Muslim

Menikmati Nasi Campur Bali yang Selalu Bikin Kangen

Bagi yang baru pertama kali datang ke Bali dan bingung harus makan apa disana. Nah, aku saranin makan nasi campur Bali. Menu ini seperti jalan pintas untuk mengenal banyak rasa dalam satu piring. Kamu tidak perlu memilih terlalu banyak karena semuanya sudah tersedia sekaligus.

Salah satu tempat yang cukup terkenal adalah Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku di Jalan Raya Kedewatan, Ubud. Warung ini buka setiap hari sekitar pukul 08.00 sampai 18.00 WITA. Harga satu porsinya berkisar antara Rp25.000 hingga Rp35.000.

Saat sepiring nasi datang ke meja, terlihat tampilannya memang sederhana. Tapi setelah kamu mencobanya, baru terasa kenapa tempat ini selalu ramai pengunjung. Menunya ada ayam suwir berbumbu khas Bali, sate lilit, telur, kacang goreng, sambal, dan sayuran yang saling melengkapi. Rasanya berlapis-lapis, tetapi tetap seimbang.

Pilihan lain yang sering jadi tujuan wisatawan maupun warga lokal adalah Warung Men Weti di kawasan Sanur. Jam bukanya sekitar pukul 07.00 sampai 13.00 WITA dengan harga mulai Rp20.000 hingga Rp30.000 per porsi.

Yang paling terkenal dari tempat ini adalah sambalnya. Pedasnya bukan tipe yang langsung membuat kamu menyerah. Awalnya terasa biasa saja, lalu perlahan mulai muncul dan membuat dahi berkeringat. Aku pernah menganggap remeh sambalnya. Beberapa menit kemudian, segelas es teh jadi teman terbaik saat itu.

Mencari Ayam Betutu dan Lauk Khas Bali yang Ramah di Kantong

Setelah nasi campur, makanan berikutnya yang hampir selalu dicari wisatawan adalah ayam betutu. Rasanya memang berbeda dari olahan ayam yang biasa ditemui di kota lain. Bumbunya lebih kaya dan aromanya sangat kuat karena menggunakan banyak rempah.

Salah satu tempat yang cukup populer adalah Ayam Betutu Khas Gilimanuk yang memiliki cabang di beberapa wilayah Bali. Tempat ini umumnya buka mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WITA. Harga menu berkisar antara Rp25.000 sampai Rp45.000.

Daging ayamnya empuk dan bumbunya terasa sampai ke bagian dalam. Setiap suapan punya rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang khas. Kalau diibaratkan, makanan ini seperti lagu favorit yang tidak pernah membosankan meskipun diputar berulang kali.

Kalau ingin pilihan yang lebih beragam, kamu bisa mampir ke Warung Wardani di Jalan Yudistira, Denpasar. Warung ini buka sekitar pukul 08.00 hingga 21.00 WITA. Harga makanannya rata-rata berada di kisaran Rp20.000 sampai Rp40.000.

Di sini kamu bisa memilih berbagai lauk khas Bali sesuai selera. Ada sate lilit, ayam sisit, telur berbumbu Bali, aneka sayuran, hingga sambal yang menggoda selera. Suasananya juga terasa santai seperti makan di rumah sendiri.

Menurutku, tempat-tempat seperti ini justru sering memberikan pengalaman makan yang lebih berkesan. Tidak ada hal yang dibuat-buat. Orang datang memang untuk menikmati makanan, bukan sekadar berfoto lalu pulang.

Kuliner Murah Meriah untuk Pecinta Rasa Pedas

Banyak orang bilang Bali adalah tempat yang pas bagi pencinta makanan pedas. Setelah beberapa kali mencoba sendiri, aku cukup setuju dengan pendapat itu. Ada banyak warung sederhana yang menyajikan makanan pedas dengan harga yang masih masuk akal.

Salah satu yang paling dikenal adalah Nasi Pedas Bu Andika di Jalan Blambangan, Kuta. Tempat ini bukanya hampir sepanjang hari sehingga sering jadi tujuan saat lapar datang di jam-jam tidak biasa. Harga makanannya mulai sekitar Rp15.000 hingga Rp35.000.

Konsepnya disana sederhana. Kamu bisa mengambil nasi sendiri, lalu memilih berbagai lauk sesuai selera. Ada ayam goreng, mie, telur, tempe, usus, hingga aneka sambal. Semakin banyak lauk yang dipilih, semakin seru juga pengalaman makannya.

Selain itu, ada Warung Mak Beng yang berada di Sanur. Tempat ini buka sekitar pukul 08.00 sampai 21.00 WITA. Harga paket nasi, ikan goreng, dan sup ikan berkisar Rp45.000 sampai Rp60.000.

Warung ini sudah lama dikenal sebagai salah satu tempat makan legend di Bali. Menunya tidak banyak. Bahkan bisa dibilang sangat sederhana. Namun, memiliki ciri khas tersendiri. Sup ikannya punya rasa segar yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Kuahnya ringan, tetapi selalu membuat orang ingin menghabiskan sampai tetes terakhir.

Aku masih ingat pernah datang ke sebuah warung kecil setelah mendapat rekomendasi dari pengemudi lokal. Dari luar, tempatnya terlihat biasa saja. Tidak ada papan besar atau dekorasi yang mencolok. Tapi kursinya hampir selalu terisi. Setelah mencoba makanannya, dalam hati langsung berdalih, pantes saja banyak pengunjung yang datang, makanannya memang bener-bener enak di lidah. 

Bali memang punya banyak pilihan kuliner untuk berbagai anggaran. Kalau ingin berhemat, kamu tidak perlu khawatir kehilangan kesempatan untuk menikmati makanan enak. Justru, disana banyak warung kaki lima yang menawarkan rasa autentik dengan harga yang jauh lebih bersahabat.

Jadi, saat kamu menyusun daftar tempat makan selama liburan nanti, jangan hanya fokus pada restoran besar. Sisihkan waktu untuk mampir ke warung-warung lokal yang sederhana. Kadang bisa jadi, pengalaman paling berkesan dari perjalananmu malah datang dari seporsi kuliner enak di Bali harga kaki lima yang awalnya tidak sengaja kamu temukan.

Comments