![]() |
| Dusun Bambu, Lembang |
Jika liburan dengan keluarga, tujuan utamanya bukan cuma foto-foto atau muterin tempat wisata. Yang paling ribet itu urusan makan. Bapak-bapak maunya tempat yang adem dan nggak sumpek. Ibu-ibunya cari yang bersih. Sedangkan anak-anak? Mereka maunya tempat luas, ada yang bisa dilihat, dan nggak bikin bosen. Makanya nyari tempat makan yang cocok buat semua itu PR banget.
Nah, untungnya Bandung nolongin banget soal ini. Pilihan kulinernya sangat beragam. Mau yang view nuansa alam ada, tempat makan dengan area bermain juga ada, hingga kafe yang menyediakan aktivitas sederhana untuk anak. Pantes aja tiap weekend Bandung selalu rame sama plat nomor luar kota. Ternyata banyak keluarga pada kabur ke sini.
Menurut aku pribadi ya, makan di luar bawa anak itu beda banget. Paling lega pas lihat anak lari-lari kecil, explore sana sini, bukan cuma diem di kursi sambil main HP. Makanya aku suka banget sama wisata kuliner yang ramah anak. Selain kenyang, kita juga bener-bener bisa quality time bareng keluarga.
Jelajahi juga Rekomendasi Sarapan pagi khas Bandung.
Tempat Makan dengan Area Bermain yang Bikin Anak Betah
1. Dusun Bambu di kawasan Lembang
Tempat ini sudah jadi langganan keluarga kalau ke Bandung. Semacam resto tapi seperti ke taman wisata. Area hijaunya luas, udaranya sejuk, dan anak-anak bisa berjalan-jalan menikmati taman sambil melihat danau kecil di sekitarnya. Ada juga area bermain yang membuat mereka tidak cepat bosan. Jadi, pas nunggu pesanan datang mereka nggak akan rewel.
2. Kampung Daun
Restoran ini mengusung konsep saung di tengah suasana alam yang asri. Jalan setapaknya cukup luas dan dikelilingi pepohonan sehingga anak-anak bisa menikmati suasana yang berbeda dari restoran pada umumnya. Suara gemericik air dan udara pegunungan membuat tempat ini terasa tenang.
3. Nara Park
Jika ingin suasana yang lebih modern, Nara Park bisa jadi pilihan. Area terbukanya cukup luas dan terdapat halaman yang sering digunakan anak-anak untuk berlari atau bermain bersama keluarga. Orang tua dapat menikmati makanan sambil tetap mengawasi anak dengan mudah.
Wisata Kuliner Bernuansa Alam yang Cocok untuk Keluarga
Salah satu alasan aku betah ke Bandung itu karena udaranya. Sejuk banget, beda sama kota besar lainnya yang panasnya nyengat banget. Makanya nggak heran kalau banyak resto di sini konsepnya outdoor. Duduk lesehan, makan sambil lihat sawah atau gunung udah kerasa healing.
Berikut ini tempat wisata kuliner bernuansa alam.
1. The Peak Resort Dining
Tempat ini berada di kawasan Punclut dan jadi spot favorit keluarga juga. Lokasinya berada di dataran yang cukup tinggi, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan Kota Bandung dari kejauhan. Anak-anak biasanya senang melihat hamparan kota sambil menikmati suasana sejuk pegunungan.
2. Lereng Anteng Panoramic Coffee
Tempat ini cocok untuk keluarga yang ingin makan sambil menikmati panorama alam. Area tempat duduknya cukup beragam dan sebagian berada di ruang terbuka. Pemandangan perbukitan yang hijau membuat suasana lebih santai. Anak-anak juga dapat menikmati suasana baru yang berbeda dari keseharian mereka di perkotaan.
3. Tafso Barn
Tafso barn dikenal dengan konsep tempat duduk unik dan area terbuka yang luas. Lokasinya sering menjadi tujuan keluarga karena suasananya nyaman dan memiliki beberapa spot menarik yang disukai anak-anak. Mereka bisa berjalan-jalan kecil di sekitar area sambil menikmati udara segar.
Buat aku, makan deket alam tuh vibesnya beda. Apalagi anak-anak jadi lebih aktif dan semangat. Lihat pohon baru aja udah heboh, apalagi lihat bukit. Kadang nggak perlu mainan mahal. Cuma diajak jalan di taman atau nunjuk-nunjuk bukit, mereka udah seneng banget.
Temukan juga Tempat wisata Bandung yang cocok untuk healing
Pilihan Menu yang Bisa Dinikmati Anak dan Orang Tua
Selain suasana yang nyaman, pilihan menu juga menjadi pertimbangan penting ketika mencari wisata kuliner ramah anak di Bandung. Anak-anak biasanya memiliki selera yang lebih sederhana dibanding orang dewasa sehingga restoran yang menyediakan menu beragam sering jadi pilihan yang pas.
1. Sapu Lidi Resto
Sapu lidi resto termasuk tempat yang cukup ramah untuk keluarga. Restoran ini menyajikan berbagai menu khas Sunda yang cocok dinikmati bersama. Pilihan makanan seperti nasi timbel, ayam goreng, hingga sayuran tradisional cukup mudah diterima oleh anak-anak maupun orang tua.
2. Sindang Reret
Sindang reret juga dikenal sebagai restoran keluarga dengan menu khas Sunda yang cukup lengkap. Tempatnya luas dan suasananya nyaman untuk makan bersama dalam jumlah besar. Menu yang disajikan beragam sehingga setiap anggota keluarga bisa memilih makanan sesuai selera masing-masing.
3. One Eighty Coffe
Jika anak lebih menyukai makanan modern, ke One Eighty Coffee. Tempat ini terkenal dengan konsep tempat duduk di atas aliran air dangkal yang cukup unik. Anak-anak biasanya senang bermain air sambil menunggu makanan datang. Pilihan menu seperti pasta, kentang goreng, dan aneka camilan juga cukup akrab di lidah anak.
Kalau menurutku, restoran keluarga yang oke itu dua hal, makanannya enak dan tempatnya bikin nyaman buat kumpul. Soalnya tiap anak seleranya beda. Ada yang maunya simpel. Ada yang pengen nyobain hal baru. Makanya kalau pilihan menunya banyak, makan dengan keluarga jadi lebih santai dan menyenangkan.
Oleh karena itu, ketika mengunjungi Bandung bersama keluarga, jangan pernah khawatir soal makan. Di sana itu banyak resto ramah anak. Mulai dari restoran dengan area bermain, suasana alam yang sejuk, serta menu yang bisa dinikmati oleh berbagai usia. Setiap tempat menawarkan pengalaman yang berbeda dan membuat momen makan bersama lebih berkesan.
Liburan keluarga memang sering diingat dari hal-hal sederhana, termasuk ketika kumpul bersama menikmati makanan sambil melihat anak bermain dengan riang. Karena itu, memilih wisata kuliner ramah anak di Bandung bisa jadi cara yang menyenangkan, untuk mengisi waktu bersama keluarga, sekaligus menciptakan kenangan yang hangat selama berada di Kota Kembang.
Simak juga Tips liburan hemat ke Bandung 2 hari

Comments
Post a Comment
Terimakasih telah singgah di Musafir Lalu.
Tinggalkan jejak pemikiran dan perasaanmu di kolom komentar.