Cara Berbagi Lokasi Saat Traveling, Aman untuk Pemula
Pergi ke tempat baru tentu sangat menyenangkan, tapi ada beberapa hal kecil yang perlu disiapkan sebelum berangkat. Selain tiket, penginapan, dan rute perjalanan, memastikan orang terdekat tahu keberadaan kita juga bisa membuat perjalanan lebih tenang.
Di sinilah cara berbagi lokasi saat traveling menjadi salah satu hal yang berguna untuk dipahami, terutama bagi pemula yang belum terbiasa menggunakan fitur lokasi di ponsel.
Berbagi lokasi bukan berarti terus-menerus membiarkan orang lain mengetahui posisi kita. Justru, fitur ini akan lebih berguna jika digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya ketika sedang menuju hotel, berjalan sendiri di kawasan yang belum dikenal, atau ingin memberi tahu keluarga bahwa perjalanan masih berlangsung.
Dengan beberapa langkah yang mudah, lokasi bisa dibagikan melalui aplikasi yang sudah sering kamu gunakan sehari-hari.
Cara Berbagi Lokasi Saat Traveling dengan Google Maps
Google Maps menjadi salah satu pilihan praktis untuk berbagi lokasi karena banyak orang sudah menggunakannya sebagai aplikasi navigasi. Fitur Berbagi Lokasi memungkinkan seseorang memilih orang yang dapat melihat lokasinya sekaligus menentukan berapa lama lokasi tersebut dibagikan. Jadi, tidak perlu memberikan akses tanpa batas jika memang hanya membutuhkan fitur tersebut selama perjalanan.
1. Aktifkan lokasi
Sebelum memulai, pastikan layanan lokasi di ponsel aktif dan Google Maps sudah dapat digunakan dengan baik. Setelah itu, buka Google Maps dan masuk ke akun Google. Pada ponsel Android maupun iPhone, menu Berbagi Lokasi dapat ditemukan melalui foto profil atau inisial akun.
2. Pilih opsi bagi lokasi
Dari sana, pilih opsi untuk membagikan lokasi baru. Tentukan orang yang ingin menerima lokasi dan pilih durasi berbagi sesuai kebutuhan. Setelah menekan tombol Bagikan, orang tersebut dapat melihat lokasi yang dibagikan melalui Google Maps.
Google juga menyediakan opsi berbagi melalui tautan untuk orang yang tidak menggunakan akun Google. Tautan tersebut dapat dikirim melalui aplikasi pesan atau SMS dan lokasi real-time melalui tautan dapat dibagikan hingga 24 jam.
Fitur ini cocok digunakan ketika pergi bersama keluarga atau teman yang tidak berada di lokasi yang sama. Contohnya, ketika sedang naik kendaraan menuju penginapan, kamu bisa membagikan lokasi kepada keluarga sehingga mereka tidak perlu terus bertanya sudah sampai mana.
Tidak hanya itu, jika kamu menggunakan navigasi di Google Maps, ada juga fitur berbagi progres perjalanan. Fitur ini bisa menampilkan tujuan, perkiraan waktu tiba, dan lokasi saat ini. Nanti berbaginya akan otomatis berhenti ketika sudah sampai atau navigasinya dihentikan.
Hal yang perlu diperhatikan adalah siapa yang menerima lokasi tersebut. Google menjelaskan bahwa orang yang diberi akses dapat melihat informasi seperti nama, foto, lokasi terbaru perangkat, serta daya baterai perangkat. Karena itu, pilih kontak yang memang dipercaya dan jangan asal mengirim tautan lokasi kepada orang yang tidak dikenal.
Cara Berbagi Lokasi Saat Traveling melalui WhatsApp
Banyak yang menganggap WhatsApp lebih sederhana karena aplikasi ini biasanya sudah digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga, teman, atau rekan perjalanan. Selain mengirim pesan dan foto, WhatsApp menyediakan fitur untuk membagikan lokasi saat ini maupun lokasi secara real-time.
Perbedaan keduanya cukup penting untuk dipahami pemula. Lokasi saat ini hanya menunjukkan posisi perangkat ketika lokasi dikirim. Sementara itu, lokasi terkini atau live location memungkinkan penerima melihat pergerakan lokasi secara real-time selama durasi yang sudah dipilih.
Untuk membagikan live location, buka percakapan pribadi atau grup yang dituju. Tekan menu lampiran, pilih Lokasi, kemudian pilih Bagikan lokasi terkini. Setelah itu, tentukan berapa lama lokasi akan dibagikan dan kirimkan. Lokasi akan berhenti dibagikan ketika durasi berakhir, tapi kamu juga bisa menghentikannya lebih cepat secara manual.
Fitur ini cukup berguna ketika sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat. Misalnya, kamu sedang naik kendaraan dari stasiun menuju hotel dan ingin keluarga mengetahui perjalananmu tanpa harus mengirim pesan setiap beberapa menit. Cukup bagikan lokasi selama perjalanan, lalu hentikan ketika sudah tiba.
WhatsApp juga menyebutkan bahwa fitur live location dilindungi dengan enkripsi end-to-end. Artinya, lokasi real-time tersebut hanya dapat dilihat oleh orang yang menerima pembagian lokasi. Namun, sangat penting juga memilih penerima dengan hati-hati karena informasi lokasi merupakan data pribadi yang sebaiknya tidak dibagikan sembarangan.
Agar lebih aman, biasakan menentukan durasi sesuai kebutuhan. Jika perjalanan hanya berlangsung satu atau dua jam, tidak perlu memilih durasi yang terlalu panjang. Setelah sampai di tujuan, periksa kembali apakah lokasi masih dibagikan. Kebiasaan sederhana ini bisa mencegah lokasi terus terbuka tanpa sengaja.
Selain itu, jangan lupa memperhatikan koneksi internet dan daya baterai. Berbagi lokasi secara real-time membutuhkan ponsel yang tetap dapat mengirimkan informasi lokasi. Ketika baterai hampir habis atau jaringan tidak stabil, pembaruan lokasi bisa terganggu. Membawa power bank dan memastikan paket data mencukupi bisa menjadi persiapan kecil yang cukup membantu selama traveling.
Pada dasarnya, berbagi lokasi bukan hanya berguna ketika terjadi keadaan darurat. Fitur ini juga memudahkan koordinasi ketika bepergian bersama rombongan. Saat ada anggota yang tertinggal, berpindah tempat, atau sedang menuju titik pertemuan, lokasi yang dibagikan dapat mengurangi untuk saling menjelaskan posisi melalui pesan panjang.
Namun, tetap ada batasan yang perlu dipahami. Jangan menganggap berbagi lokasi sebagai satu-satunya bentuk keamanan ketika bepergian. Simpan nomor penting, beri tahu rencana perjalanan kepada orang terdekat, dan tetap perhatikan lingkungan sekitar. Teknologi sebaiknya menjadi alat bantu, bukan satu-satunya andalan.
Memahami cara berbagi lokasi saat traveling akan sangat membantu, terutama untuk pemula. Kamu bisa mulai dari aplikasi yang paling sering digunakan, seperti Google Maps dan WhatsApp. Tinggal atur siapa yang bisa melihat lokasimu, tentukan durasinya, dan matikan kembali setelah tidak diperlukan.
Dengan kebiasaan sederhana ini, perjalanan jadi lebih mudah dipantau tanpa harus mengorbankan privasi. Makanya, sebelum berangkat coba dulu fiturnya di rumah. Jadi pas sudah sampai di tempat baru, kamu tinggal gunakan dengan lebih praktis dan aman.

Comments
Post a Comment
Terimakasih telah singgah di Musafir Lalu.
Tinggalkan jejak pemikiran dan perasaanmu di kolom komentar.